Langsung ke konten utama

Postingan

Sampai Kapan Berada dalam Pusaran?

Menulis disinyalir bisa dijadikan sarana untuk healing ketika ada depresi yang dirasakan. Dahulu, kebiasaan orang menulis dalam sebuah buku diary. Menulis menjadi cara untuk merenung atau introspeksi diri. Seorang yang introvert sangat memerlukan kegiatan menulis untuk menjadi kawan setianya di setiap saat. Meskipun, seorang yang ekstrovert pun mungkin saja akan menemui keasyikan tersendiri dengan menulis. Memasuki masa pandemi Covid-19, banyak orang mulai menyukai kegiatan menulis. Apakah itu sebagai bagian dari pekerjaan ataupun berkomunikasi dengan teman di media sosial. Terlebih bagi orang-orang yang kehilangan pasangan hidup karena kematian ataupun perceraian yang banyak terjadi selama masa pandemi tersebut. Mereka menjadikan kegiatan menulis sebagai sarana untuk melepaskan emosi yang belum tuntas. Kisah yang tertulis tentu saja mengenai kehilangan, kesedihan, dan mencoba untuk ikhlas menghadapi ujian hidup ini. Ajakan untuk kegiatan menulis seperti pembuatan antologi
Postingan terbaru

Kesuksesan Adalah Hak Semua Orang

Persaingan dalam meraih prestasi itu biasa. Hal itu terjadi di mana saja. Mungkin kita masih ingat ketika kita duduk di bangku SD hingga SMA, bahkan hingga kuliah. Pastinya ada banyak peristiwa yang mencerminkan persaingan dalam mencapai prestasi. Atau mungkin juga persaingan untuk mendapatkan kekasih hati. Dalam persaingan itu, bisa saja kita yang memenangkannya, atau bisa jadi kita yang kalah. Akan tetapi, kekalahan yang dialami bisa kita lalui begitu saja dengan santai. Bahkan mungkin, kita akan mentertawakan kekalahan sendiri sebagai bentuk kesadaran bahwa kita memang kurang pantas untuk mendapatkan kemenangan itu.  Ketika kita memasuki dunia kerja, persaingan itu pun akan tetap ada. Bahkan bisa jadi, pihak perusahaan menciptakan suasana persaingan itu untuk meraih target yang sudah ditetapkan perusahaan. Persaingan itu biasanya disertai imbalan hadiah jika berhasil meraihnya. Hal ini akan banyak kita jumpai pada perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran. Imbalan had

Dilema Pilihan Hidup Perempuan

Jika kita bicara tentang perempuan, kita sering terjebak dengan topik pembicaraan mengenai tugas dan kewajiban perempuan sebagai istri dan ibu. Namun ada hal menarik lain yang bisa dibahas tentang perempuan, yaitu tentang peranannya di masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat, perempuan pun mempunyai hak dan kewajiban terhadap lingkungan sekitar. Posisi itu membuat perempuan bisa berbuat lebih untuk orang banyak dan bisa memberi arti pada nilai dirinya.  Kata emansipasi wanita yang menjadi tren melalui buku Habis Gelap Terbitlah Terang telah mempengaruhi perkembangan gerak perempuan Indonesia. RA. Kartini menunjukkan rasa gemasnya pada perlakuan lingkungannya terhadap kaum perempuan saat itu. Beliau mempunyai tanda tanya besar tentang peran dan kebebasan perempuan yang berbeda dengan kaum pria.  Semakin berkembangnya zaman, kini perempuan bisa ikut berperan di segala bidang. Di dunia pendidikan, perempuan bisa berperan sebagai guru dan mendidik bangsa. Di bidang kesehata

Media Sosial dalam Kehidupan Kita

Ketika awal aplikasi Facebook merebak, banyak orang menggunakan Facebook tanpa tahu bagaimana memanfaatkannya. Facebook lebih banyak digunakan untuk menulis apa yang terjadi pada saat itu. Tetapi isi kontennya bukan merupakan ulasan atau opini dari sebuah peristiwa. Sebagai contohnya adalah :  “Mau mandi dulu, ah. Eh kok handuknya ketinggalan.” “Wah, panasnya hari ini.” “Kesepian, nih.” Maraknya ungkapan seperti itu seolah memberi petunjuk kepada pengguna facebook lain, bahwa seperti itulah facebook digunakan. Dengan begitu, orang-orang yang punya permasalahan hidup mengungkapkan apa yang dirasa dan dipikirkannya melalui tulisan di Facebook. Mereka lupa bahwa Facebook atau media sosial lainnya bukanlah buku diary. Diary akan menyimpan secara rahasia semua isi hati dan pikiran kita sedangkan media sosial berbeda. Media sosial memfasilitasi kita untuk terhubung dengan teman-teman yang kita kenal. Bahkan, kita bisa berkenalan dengan orang baru. Orang-orang yang menjadi teman d

Perencanaan Kerja Seorang Ibu Bekerja

Di setiap awal tahun, pasti ada pembuatan  rencana kerja untuk setahun ke depan. Orang menyebutnya dengan resolusi. Ada semacam harapan yang ingin dicapai yang diproyeksikan dalam rencana jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Sebenarnya, hal ini perlu dilakukan agar aktivitas kita mempunyai arah dan tujuan. Namun, tidak semua orang melakukannya. Kalaupun ada yang melakukannya, tidak semua orang yang bisa konsisten menjalankan sesuai resolusi yang dibuat.  Saya beberapa kali membuat resolusi, tetapi kenyataannya aktivitas yang berjalan sering tidak berjalan sesuai dengan rencana. Kalaupun ada yang sesuai rencana, hasilnya sangat jauh dari ekspektasi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa saya termasuk yang tidak konsisten menjalani aktivitas sesuai rencana dalam resolusi. Hal itu membuat saya tidak lagi termotivasi untuk membuat resolusi. Saya jalani hari-hari dari tahun ke tahun seperti air mengalir saja. Padahal bergerak mengikuti air itu sangat berisiko, bukan? Hal itu kare

Peduli Lingkungan untuk Kelestarian Alam

Pagi tadi, saya mendengar sebuah topik menarik di televisi. Topik itu tentang menabung air. Ya, menabung air untuk masa depan kita. Jadi menabung bukan hanya uang saja, tetapi air juga.  Kebutuhan air bersih kita per hari adalah sebanyak 60 liter per orang. Kebutuhan ini untuk keperluan segala hal dalam hidup kita di luar kebutuhan untuk minum. Namun, kita tahu bahwa air bersih di lingkungan kita sudah sangat kritis kondisinya. Hal itu karena adanya pencemaran dan semakin jarangnya pepohonan. Efek dominonya memang sangat panjang.  Jumlah penduduk yang meningkat membutuhkan lahan untuk tempat tinggal dan berbagai sarana pendukung. Hal itu memerlukan pembukaan lahan yang semakin luas. Pembangunan infrastruktur membuat tertutupnya tanah dengan aspal dan beton. Pohon-pohon yang berfungsi sebagai kantung air terpaksa ditebang. Lahannya untuk tempat tinggal, dan kayunya dipergunakan untuk tempat tinggal dan atau keperluan lain. Kalaupun bukan untuk tempat tinggal, sudah banyak h

Kesehatan Perempuan dan Masa Depan Bangsa

Perempuan adalah makhluk yang mengandalkan perasaan dalam bertindak. Perempuan pun dikatakan sebagai makhluk yang terdiri dari 99% emosi dan 1% logika. Dengan kata lain, perempuan didefinisikan sebagai makhluk yang lebih mudah terpengaruh emosi dan perasaannya, dibandingkan dengan logika berpikirnya. Namun itu bukan berarti kemampuan logika perempuan lebih rendah. Banyak berita olimpiade matematika yang dimenangkan oleh siswi SMA, lho! Sebagai perempuan, saya sendiri pernah merasakan kondisi yang sangat dipengaruhi perasaan. Kondisi yang lebih tidak nyaman adalah ketika perasaan itu mudah berubah atau yang disebut mood swing . Generasi sekarang menyebut kondisi itu dengan moody . Saya yakin kondisi seperti ini dialami perempuan secara umum terlebih ketika dalam kondisi menstruasi, hamil dan masa menyusui.  Namun ada juga sebagian perempuan yang kondisinya tidak terpengaruh kondisi tersebut.  Pada kondisi menstruasi, hamil dan menyusui, perempuan berada pada kondisi yang dip

Rumput Tetangga Nampak Lebih Hijau

  Orang Jawa bilang, hidup itu sawang sinawang . Maksudnya, kalau kita melihat (sawang) kehidupan orang lain, kita  melihat seolah kehidupan orang lain jauh lebih enak daripada kita. Demikian juga sebaliknya. Kalau menurut bahasa yang sering kita dengar, rumput tetangga nampak lebih hijau.  Kita tidak pernah tahu kehidupan orang yang sebenarnya. Namun, kita cenderung cepat menilai dengan membandingkannya dengan kehidupan kita. Tindakan selanjutnya adalah mengeluh bahwa kehidupan kita tak seberuntung orang lain. Pada tulisan ini, saya ingin menyoroti kehidupan seorang ibu rumah tangga dan ibu bekerja. Menurut pandangan seorang ibu rumah tangga, ibu bekerja memiliki kehidupan yang lebih enak. Ia bisa tampil rapi dan cantik setiap hari. Tampil bersih tanpa harus repot dengan segala hal yang harus dibersihkan di rumah. Ibu bekerja bisa bertemu dengan banyak orang dan jalan-jalan ke luar rumah bahkan ke luar negri. Ibu bekerja mempunyai penghasilan sendiri yang berarti bisa memb

Poligami

Dalam hal hubungan antara laki-laki dan perempuan, hal yang sering menjadi pembicaraan hangat adalah poligami. Banyak orang sudah mengetahui bahwa poligami adalah perkawinan seorang suami dengan lebih dari seorang istri dalam waktu yang bersamaan. Lawan dari poligami adalah monogami. Berbagai pendapat pro dan kontra sering mewarnai diskusi tentang hal ini.  Kebanyakan orang menyatakan setuju dengan poligami hanya karena hal tersebut tercantum dalam Alquran. Ditambah lagi dengan sebuah kondisi bahwa jumlah penduduk perempuan di dunia lebih banyak daripada laki-laki. Hal tersebut mereka jadikan alasan agar perempuan bisa mendapatkan pasangan hidup. Mereka berpendapat, poligami adalah jalan keluarnya.  Berbagai alasan bisa dicari untuk menghalalkan segala yang sesuai dengan hawa nafsu. Namun, mereka tidak mencari tahu terlebih dahulu asal mula adanya poligami. Mereka juga seharusnya mengkaji lebih dalam mengapa Allah memerintahkan perihal poligami dengan batasan empat orang is

Ibu Tunggal di Masyarakat Patriarki

Menurut Sager dkk (dalam Duval & Miller, 1985), orangtua tunggal ( single parent ) adalah orangtua yang memelihara dan membesarkan anak-anaknya tanpa kehadiran dan dukungan dari pasangannya. Terdapat berbagai alasan mengapa seseorang menjadi orang tua tunggal. Ada orang tua tunggal karena perceraian, ditinggal pergi pasangan, dan pasangan hidup yang meninggal. Ada juga yang disebut dengan single by choice , yaitu yang memutuskan untuk membesarkan anaknya sendiri meski tanpa pernikahan. Dalam hal single by choice , bisa jadi, anaknya adalah anak kandung atau anak adopsi. Apapun latar belakang yang membuat seseorang menjadi single parent , mereka harus menjalankan peran ganda. Peran tersebut adalah peran sebagai ayah dan ibu bagi anak-anaknya.  Pada keluarga normal, sebuah keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak. Masing-masing anggota keluarga mempunyai peran dan tanggung jawab. Namun pada single parent , peran ayah dan ibu harus dijalankan oleh salah satu pihak saj