Di pelataran masjid Salman, Mira tampak panik. Dompetnya tak ditemukan di dalam tasnya. Tangannya masih sibuk membongkar isi tasnya. Ani yang baru saja selesai salat dzuhur melihat Mira dengan heran. “Nyari apa? Kok sampe dikeluarin semua gitu?” “Dompetku gak ada, Ni!” seru Mira panik. “Ya ampun. Gimana ini? Gak bisa beli makan dong. Terus, nanti aku pulang, bayar angkotnya gimana?” “Udah, dicari yang bener dulu…. Salah nyimpen, kali,” ujar Ani. “Kamu lihat sendiri, kan. Ini tasku udah kukosongin ….” Jelas Mira sambil menunjukkan tasnya yang sudah dikosongkan. “Ani, boleh aku pinjam uangmu dulu? Setidaknya untuk aku makan siang dan transport pulang.” Kata Mira dengan memelas. “Iya, iya. Boleh kok.” Jawab Ani sambil mengeluarkan selembar uang berwarna hijau dari dompetnya. “Makasih, ya,” ucap Mira sambil memasukkan kembali barang-barangnya ke dalam tas. Namun, pikiran Mira tak kemudian menjadi benar-benar tenang. “Ya, ampun. Dalam dompetku itu, ada KT...